Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Kitab Sufi al-Hikam Mutiara ke 42-63

 Kitab Sufi al-Hikam Mutiara ke 42-63 Syekh Ahmad ibn Muhammad ibn Abdul Karim ibn Atha'illah al-Jadzami al-Maliki as-Sakandari , atau lebih popular dengan sebutan Syekh Ibn Atha'illah as-Sakandari lahir di Iskandariah atau Alexandria (Mesir) pada 648 H/1250 M, dan meninggal di Cairo (Mesir) pada 1309 M. Julukan as-Sakandari merujuk kota kelahirannya itu. Ia hidup di Mesir di masa kekuasaan Dinasti Mamluk. Sejak kecil, Ibn Atha'illah dikenal gemar belajar. Ia menimba ilmu dari beberapa syekh secara bertahap. Gurunya yang paling dekat adalah Abu al-Abbas Ahmad ibn Ali as-Anshari al-Mursi, murid dari Abu al-Hasan al-Syadzili, pendiri tarekat al-Syadzili. Dalam bidang fikih, ia menganut dan menguasai madzhab Maliki. Sedangkan di bidang tasawuf ia termasuk pengikut sekaligus tokoh tarekat al-Syadzili. Ia dikenal luas sebagai seorang ''master'' (syekh besar) ketiga di lingkungan tarekat sufi Syadziliyah . Dibandingkan kedua gurunya tersebut, Syekh Ibn Atha'i...

al-Hikam Cahaya Mutiara Sufi

al-Hikam Cahaya Mutiara Sufi Syekh Ahmad ibn Muhammad ibn Abdul Karim ibn Atha'illah al-Jadzami al-Maliki as-Sakandari, atau lebih popular dengan sebutan Syekh Ibn Atha'illah as-Sakandari lahir di Iskandariah atau Alexandria (Mesir) pada 648 H/1250 M, dan meninggal di Cairo (Mesir) pada 1309 M. Julukan as-Sakandari merujuk kota kelahirannya itu. Ia hidup di Mesir di masa kekuasaan Dinasti Mamluk. Sejak kecil, Ibn Atha'illah dikenal gemar belajar. Ia menimba ilmu dari beberapa syekh secara bertahap. Gurunya yang paling dekat adalah Abu al-Abbas Ahmad ibn Ali as-Anshari al-Mursi, murid dari Abu al-Hasan al-Syadzili, pendiri tarekat al-Syadzili. Dalam bidang fikih, ia menganut dan menguasai madzhab Maliki. Sedangkan di bidang tasawuf ia termasuk pengikut sekaligus tokoh tarekat al-Syadzili. Ia dikenal luas sebagai seorang ''master'' (syekh besar) ketiga di lingkungan tarekat sufi Syadziliyah . Dibandingkan kedua gurunya tersebut, Syekh Ibn Atha'illah adal...

Baca Plus Penghasil Uang gudie

 Baca Plus Penghasil Uang gudie Mungkin aplikasi Baca Plus sudah banyak dikenal oleh masyarakat tanah air, terutama masyarakat yang menggunakan smartphone. Aplikasi ini bisa dijumpai dalam bentuk iklan di media internet seperti Youtube, aplikasi dan lain sebagainya. Untuk mendapatkannya pun tidaklah terlalu sulit, pengguna perangkat smartphone hanya tinggal melakukan download di toko aplikasi resmi yang tersedia pada perangkat smartphone. Ditoko aplikasi ini pengguna bisa mendapatkan aplikasi Baca Plus secara gratis alias tidak berbayar. Namun, bagi yang baru pertama kenal dengan aplikasi Baca Plus pasti akan keheranan dengan aplikasi ini. Aplikasi apakah Baca Plus ini ? Digunakan untuk apa aplikasi Baca Plus ini ? atau pertanyaan lainnya yang timbul terhadap aplikasi Baca Plus.
  Rotib Al-Hadad Latin Sanad Ad-Dawami Sejarah Ratib al Haddad Asal usul Ratib AlHadad Ratib al Haddad diambil dari nama penyusunnya, yakni al Habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad al Haddad . (1055 - 1132 H)   Beliau salah seorang 'Ulama yang nasabnya sampai atau bersambung langsung dengan Rasulullah SAW. merupakan seorang wali qutub (pemimpin para wali) di zamannya. Dari beberapa doa-doa dan dzikir-dzikir yang beliau susun, Ratib al Haddad inilah yang paling terkenal dan masyhur. Ratibbal Haddad disusun berdasarkan inspirasi, pada malam lailatul Qodar 27 Ramadhan 1071 H. Ratibbal Haddad disusun untuk memenuhi permintaan seorang murid beliau bernama Amir dari keluarga Bani Sa'ad yang tinggal di Syibam, salah satu perkampungan di Hadramaut, Yaman. Tujuan Amir meminta Habib Abdullah untuk mengarang Ratib, Agar diadakan suatu wirid dan dzikir di kampungnya, agar mereka dapat mempertahankan dan menyelamatkan diri dari ajaran sesat yang sedang melanda Had...

Rotib al-Hadad Arab Sanad Ad-Dawami

 Rotib al-Hadad Arab Sanad Ad-Dawami Sejarah Ratib al Haddad Asal usul Ratib AlHadad Ratib al Haddad diambil dari nama penyusunnya, yakni al Habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad al Haddad . (1055 - 1132 H)   Beliau salah seorang 'Ulama yang nasabnya sampai atau bersambung langsung dengan Rasulullah SAW. merupakan seorang wali qutub (pemimpin para wali) di zamannya. Dari beberapa doa-doa dan dzikir-dzikir yang beliau susun, Ratib al Haddad inilah yang paling terkenal dan masyhur. Ratibbal Haddad disusun berdasarkan inspirasi, pada malam lailatul Qodar 27 Ramadhan 1071 H. Ratibbal Haddad disusun untuk memenuhi permintaan seorang murid beliau bernama Amir dari keluarga Bani Sa'ad yang tinggal di Syibam, salah satu perkampungan di Hadramaut, Yaman. Tujuan Amir meminta Habib Abdullah untuk mengarang Ratib, Agar diadakan suatu wirid dan dzikir di kampungnya, agar mereka dapat mempertahankan dan menyelamatkan diri dari ajaran sesat yang sedang melanda Hadramaut ketika itu....